Effectiveness of Spiritual Emotional Freedom Technique On Improving Quality Of Life In Post Stroke Patients

Abdul Herman Syah Thalib, Fitri J Saleh

  • Abdul Herman Syah Thalib Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • Fitri J Saleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
Keywords: Spiritual Emotional Freedom Technique, Kualitas Hidup, Pasca Stroke

Abstract

Introduction: The prevalence of stroke each year is increasing.  Strokes that are not treated properly will cause a decrease in the patient’s quality of life.

Aim: provide an overview of evidence from previous studies on quality of life in post-stroke patients before and after spiritual emotional freedom technique intervention.

Method: Conduct a literature review by searching through electronic databases namely Garuda, Pubmed, and Google Scholar, and obtained 3 relevant research articles from 2011-2021 based on inclusion and exclusion criteria.

Results: After being given the ACT of SEFT found an improvement in quality of life in post-stroke patients.

Conclusion: Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) is effective in improving the quality of life in post-stroke patients.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Abdul Herman Syah Thalib, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Department Keperawatan

Fitri J Saleh, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Departemen Keperawatan

References

Anita, F., Pongantung, H., Ada, P. V., & Hingkam, V. (2018). Pengaruh Latihan Range of Motion Terhadap Rentang Gerak Sendi Ekstremitas Atas Pada Pasien Pasca Stroke Di Makassar. Journal Of Islamic Nursing, 3(1), 97–99.

Bakri, A., Irwandy, F., & Linggi, E. B. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Pasien Stroke Di Rumah Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 372–378. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.299

Dewi, Arifin, I. (2020). Pengaruh Mantra Gayatri dan Teknik Kebebasan Emosional Terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke. 909–916.

Djamaludin, D., & Oktaviana, I. D. (2020). Hubungan Tingkat Ketergantungan Dalam Pemenuhan Aktivitas Kehidupan Sehari-Hari Terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Metro Pusat. Manuju: Malahayati Nursing Journal, 2(2), 268–278.

Ghani, L., Mihardja, L. K., & Delima, D. (2016). Faktor Risiko Dominan Penderita Stroke di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(1), 49–58. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i1.4949.49-58

Handayani, D. Y., & Dewi, D. E. (2016). Analisis kualitas hidup penderita dan keluarga pasca serangan stroke (dengan gejala sisa). Psycho Idea, 7(1), 35–44.

Hartaty, H., & Haris, A. (2020). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Stroke. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 976–982. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.446

Ismatika, I., & Soleha, U. (2018). Hubungan Self Efficacy Dengan Perilaku Self Care Pasien Pasca Stroke Di Rumah Sakit Islam Surabaya. Journal of Health Sciences, 10(2), 139–148. https://doi.org/10.33086/jhs.v10i2.140

Kabi, G. Y. C. R., Tumewah, R., & Kembuan, M. A. H. N. (2015). Gambaran Faktor Risiko Pada Penderita Stroke Iskemik Yang Dirawat Inap Neurologi Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Juli 2012 - Juni 2013. E-CliniC, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.35790/ecl.3.1.2015.7404

Kurnia, E., & Idris, D. N. T. (2020). Kualitas Hidup Pada Pasien Pasca Stroke. Jurnal Penelitian Keperawatan, 6(2), 146–151. https://doi.org/10.32660/jpk.v6i2.496

Ludiana, L., & Supardi, S. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsari Metro. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(1), 505. https://doi.org/10.52822/jwk.v5i1.117

Mutiarasari, D. (2019). Ischemic Stroke: Symptoms, Risk Factors, and Prevention. Medika Tadulako, Jurnal Ilmiah Kedokteran, 1(2), 36–44.

Putri, R. H. (2017). Kualitas Hidup Pasien Kanker Ginekologi yang Menjalani Terapi. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 69–74. https://doi.org/10.30604/jika.v2i1.34

Rohimah, S. (2015). Efektifitas Latihan Rom Dengan Latihan Rom + Seft Terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke Di V Rsud Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 12(1), 28. https://doi.org/10.36465/jkbth.v12i1.63

Sari et al. (2015). Batasan Karakteristik Dan Faktor Yang Berhubungan (Etiologi) Diagnosa Keperawatan: Hambatan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke. Universitas Lambung Mangkurat, 3(1), 12–21. https://doi.org/10.20527/dk.v3i1.1702

Simatupang, D. R., & Samaria, D. (2019). Kajian Literatur: Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tanda Awal Gejala Stroke Dengan Keputusan Mencari Bantuan Kesehatan Pada Individu Dengan Risiko Stroke. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.52020/jkwgi.v3i1.1082

Suprapto, S., Mulat, T. C., & Lalla, N. S. N. (2021). Relationship between Smoking and Hereditary with Hypertension. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1).

Sutomo, N., & Purwanto, F. (2016). Efektifitas Teknik Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien Pasca Stroke. Jurnal Keperawatan, 9(2), 01–08.

Syafni, A. N. (2020). Post Stroke Patient Medical Rehabilitation. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 873–877. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.428

Zakaria S, Y. M. (2021). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) berpengaruh terhadap kecemasan dan motivasi sembuh pasien COVID-19. Jurnal Keperawatan, 13(1), 213–226.

Published
2022-06-01
How to Cite
Thalib, A., & Saleh, F. (2022). Effectiveness of Spiritual Emotional Freedom Technique On Improving Quality Of Life In Post Stroke Patients. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 82-88. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.709
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.